Santri Pondok Pesantren TI Gobah V Surau Aktualisasi diri dalam Pengabdian Masyarakat.

Bagikan Informasi Ini

Agam,Banua Minang.Com–

Pondok pesantren Gobah V Surau atau dikenal dengan PPTI Gobah V Surau yang terletak di Jorong Dalam Koto nagari Koto Tangah kecamatan Tilatang Kamang kabupaten Agam Sumatera Barat ini merupakan salah satu pondok yang memiliki keunikan tersendiri karena PPTI Gobah V Surau bukan hanya mengajar dan mendidik para santri mata pelajaran umum dan keagamaan serta mata pelajaran pondok termasuk life skill dan ketrampilan lain yang dibutuhkan masyarakat religius seperti ketrampilan, zikir, doa, pidato,ceramah, hutbah, termasuk kegiatan lain dalam menghadapi tantangan zaman

 

 

Untuk mengaktualisasikan diri dalam kehidupan sosial kemasyarakatan sebagai upaya memberdayakan santri secara optimal PPTI Gobah V Surau mendorong santri melakukan interaksi sosial dengan masyarakat dari berbagai strata sebagai bentuk pengabdian sekaligus membangun dan memperkuat persaudaraan.

 

 

kegiatan sosial kemasyarakatan yang dilakukan santri PPTI Gobah V Surau bukan hal yang pertama kali melainkan sudah menjadi rutinitas dilakukan apakah disekitar lingkungan sekolah maupun diluar kecamatan dan kabupaten .

 

 

Seperti halnya kegiatan menjadi khotib di mesjid Ishlahul Khair oleh Hendra, santri PPTI Gobah V Surau pada hari ini sebagai khatib Jum’at di jorong Lurah Dalam nagari Pasia Laweh kecamatan Palupuh kabupaten Agam pada Jumat (13/01/23)

 

 

Kegiatan ini tentu saja selaras dengan perintah undang-Undang Nomor 20 /2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional bahwa Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Adapun yang dimaksud Pendidikan nasional adalah pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berakar pada nilai-nilai agama, kebudayaan nasional Indonesia dan tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman. Sedangkan sistem pendidikan nasional adalah keseluruhan komponen pendidikan yang saling terkait secara terpadu untuk mencapai tujuan pendidikan nasional.

 

Wali nagari Pasia Laweh, Z. Datuk parpatih memberikan apresiasi yang tinggi terhadap santri yang mampu mengaktualisasikan ilmunya apalagi ilmu agama tentu saja hal ini sejalan dengan filosofi Minangkabau.

 

Hal senada dilontarkan wali jorong Lurah Dalam, Asril Menfialis merasa bangga dengan dengan santri PPTI Gobah V Surau yang sekaligus orang Kampungnya sudah mampu dan sanggup di atas podium dan tentu saja hal ini menjadi contoh dan keteladanan bagi remaja,Dimana pada akhir ini pemuda mengalami degradasi nilai moral dan etika karena pengaruh budaya luar terutama melalui aplikasi seluler sehingga perlu kerjasama orang tua, masyarakat, pemerintah, dan sekolah, serta elemen lain.

 

 

Sementara tokoh agama (Yurnalis Tuangku Labai) dan adat setempat (Datuk Mangkuto Alam)merasa senang dan gembira dan berterima kasih serta merasa sangat terbantu dengan tampilnya santri PPTI Gobah, Hendra dan ini merupakan modal dasar dalam membangun kampung halaman dengan berbasis keagamaan dan hal ini sejalan dengan nilai-nilai adat istiadat setempat dalam menanggulangi kemerosotan moral dan akhlak yang sudah sangat menghawatirkan, peran seluruh elemen sangat diharapkan.

 

 

Pengurus mesjid yang biasa disapa Kari Sati memberikan dukungan moral terhadap turunnya santri yang merupakan orang kampung halamannya sendiri dan ini bisa menjadi inspirasi bagi yang bahwa pendekatan agama adalah hal utama dalam menanggulangi kemerosotan moral generasi.

 

 

Terakhir para tokoh setempat berharap agar penggunaan ITE ditempatnya supaya dilakukan pengendalian dan pengaturan pada jam dan waktu tertentu saja demi mencegagah penyalahgunaan demi menjaga harkat dan martabat adat istiadat kampung halaman.

 

Pembangunan manusia seutuhnya tidak hanya semata cakap, terampil, dan menguasai ilmu pengetahuan dan tekhnologi sekaligus mampu mengaktualisasikan dalam tindakan nyata sehingga bagi kehidupan masyarakat, bangsa, dan bernegara dan selaras serta sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945

Pewarta : Mr My

Editor :Ridwan

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *